Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Januari 2012

Kelompok Tani Tuban Gagal Dapat Bantuan Puso

31 Kelompok Tani Gagal Dapat Bantuan

 

           Petani yang gagal panen harus bersabar karena sebanyak 31 kelompok tani (KT) di beberapa kecamatan Se-Kabupaten Tuban, tidak dapat mencairkan dana Bantuan Penanggulangan Padi Puso (BP3) atau gagal panen akibat kesalahan admnistrasi saat pengajuan bantuan. Selain karena rekening dianggap pasif,  nama kelompok tidak sama dengan nama dalam rekening. Bahkan, ada nama kelompok yang tidak mencantumkan nama ketuanya serta nama ketua kelompok atau KTP dengan nama kepemilikan rekening juga tidak sama.

Senin, 16 Januari 2012

Cuaca Buru, Hati-hati Serangan Wereng

Soko-Tuban, Anomali perubahan cuaca yang ekstrim harus diwaspadai oleh para petani. Seminggu ini cuaca buruk melanda daerah Kecamatan Soko - Tuban dan sekitarnya, mulai pagi sampai malam hari pun hujan dan gerimis. cuaca yag sering hujan malam hari berdampak buruk bagi tanaman Padi yang berumur 35-45 hari, karena hujan di malam hari sering membawa kedatangan hama wereng coklat dan Hama penggerek Batang. Dalam catatan kami beberapa hari ini para petani  sering melakukan penyemprotan pestisida untuk mencegah serangan hama tersebut.

"Petani harus sering melakukan penyemprotan setelah terjadi hujan malam hari,karena biasanya hama wereng akan mudah menyerang. Dan kami sudah trauma beberapa bulan yang lalu petani di desa Bangunrejo,Soko-Tuban mengalami gagal panen (Puso) karena serangan hama wereng coklat". Tutur Bapak Purnomo, seorang petani yang sering melakukan penyemprotan dengan berganti-ganti pestisida demi memprotek tanaman padi dari serangan hama.

Minggu, 15 Januari 2012

Mentan : "Penggunaan anggaran sudah tepat"


Jakarta - Wakil Presiden Boediono menyentil anggaran kementerian pertanian sangat besar namun produktivitas pertanian Indonesia masih stagnan. Menanggapi hal ini, Menteri Pertanian (mentan) Suswono mengklaim penggunaan anggaran di kementeriannya sudah sesuai.

"Penggunaan anggaran kita sudah tepat," ujar Suswono di sela-sela rapat kerja nasional pembangunan pertanian 2012 di Kementerian Pertanian, Jl Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2011).

Rabu, 04 Januari 2012

Manajemen Stok Pangan Lemah

JAKARTA, KOMPAS.com —  Harga komoditas pangan selalu tidak stabil. Fluktuasinya mudah terpicu oleh kondisi yang sebetulnya bisa dikendalikan.
Misalnya, menjelang pergantian tahun, harga komoditas pangan merangkak naik di sejumlah sentra distribusi dan pasar. Seharusnya harga komoditas pangan bisa terkendali jika pemerintah melakukan sistem manajemen stok pangan yang baik karena kenaikan harga pangan setiap akhir tahun selalu berulang.

"Pemerintah selalu mengatakan bahwa kenaikan pangan menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru adalah wajar. Jika memang wajar, sudah sepantasnya pemerintah tahu cara mengantisipasinya. Rasanya aneh, hampir selalu terjadi sepanjang tahun di tengah derasnya impor yang kita lakukan," kata Rofi' Munawar, anggota Komisi IV DPR, di Jakarta, Selasa (27/12/2011) sore.

Peringkat Investasi Harus Mampu Dorong Produksi Pangan


TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Rofi’ Munawar menilai perolehan kenaikan peringkat Investment Grade harus mampu mendorong peningkatan produksi pangan nasional dan pengembangan infrastuktur pertanian di 2012.
Ia mencatat Indonesia adalah satu negara yang mengalami perubahan signifikandalam Foreign Direct Investment (FDI), bergerak dari peringkat ke-20 menjadi ke-9. Arus masuk FDI ke Indonesia adalah USD 13 miliar pada tahun 2010 atau 160 persen lebih tinggi dari tahun 2009. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan ekonomi yang kuat, pasar konsumen yang besar, dan sumber daya alam yang berlimpah.
“Investasi harus diarahkan juga kepada foreign direct investment pertanian, jangan hanya kepasar modal dan financial. Sektor pertanian merupakan sektor riil yang sangat langsung berkaitan dengan tenaga kerja yang besar dan konsumen yang jelas. Bagi pemerintah Momentum investment grade harus mampu meningkatkan daya saing pertanian lokal dan dirasakan pertumbuhannya oleh para petani.” tegas Rofi’, di Jakarta, Kemarin.

Senin, 02 Januari 2012

PPNSI Usulkan Tarif Bea Masuk Kedelai 10%


SEMARANG, PedomanNEWS.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menetapkan tarif bea masuk sebesar 5% per 1 januari 2012 dengan surat PMK No 13/PMK.011/2011 pasal 2 ayat 2. "Keputusan ini walaupun terlambat secara makro untuk melindungi petani kedelai lumayan, belum bisa dikatakan baik karena tarif bea masuknya masih sangat kecil hanya 5%," ujar Sekjen DPP PPNSI, Riyono.

Kenaikan tarif bea masuk ini menyebabkan harga kedelai impor ditingkat user, khususnya pengrajin tempe naik sekitar 200-250 rupiah/kg.

Swasembada Beras yang Berbahaya


Swasembada beras masih bisa dipertahankan Indonesia, namun bahaya ekonomi  masih mengancam. Indonesia masih bisa swasembada beras. Menurut perhitungan Kementerian Pertanian berdasarkan Angka Ramalan II 2011 Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras tahun ini surplus 4 juta ton lebih. Tetapi harga beras bukannya turun malah naik, kondisi ini disebut mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih sebagai swasembada beras yang membahayakan.

Pertanian Organik, Teknologi Ramah Lingkungan

Pertanian organik yang semakin berkembang belakangan ini menunjukkan adanya kesadaran petani dan berbagai pihak yang bergelut dalam sektor pertanian akan pentingnya kesehatan dan keberlanjutan lingkungan. Revolusi hijau dengan input bahan kimia memberi bukti bahwa lingkungan pertanian menjadi hancur dan tidak lestari. Pertanian organik kemudian dipercaya menjadi salah satu solusi alternatifnya.

PPNSI Desak Dibentuknya Tim Pengawas Pupuk Subsidi


SEMARANG, PedomanNEWS.com - Semakin gencarnya penyelewengan pupuk bersubsidi dari tahun ke tahun kembali dikeluhkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Melihat permasalahan tersebut para petani dan nelayan yang tergabung dalam Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim independen di dalam mengawasi pendistribusian pupuk bersubsidi, Rabu (28/12/2011).